Analisis Matematis UMKM di Provinsi Banten melalui Metode Project-Based Learning
Keywords:
Analisis Matematis, UMKM Banten, Project Based Learning, BEP, Program Linear, Pengabdian MasyarakatAbstract
Abstrak
Kegiatan pengabdian ini menerapkan analisis matematis bisnis pada 104 UMKM di Provinsi Banten melalui metode Project Based Learning (PBL). Permasalahan utama UMKM adalah lemahnya literasi matematis keuangan, terutama dalam perhitungan biaya, titik impas, dan kelayakan investasi. Melalui observasi langsung dan pendampingan selama satu semester, mahasiswa menganalisis UMKM menggunakan 12 materi matematika ekonomi (BEP, Cobb-Douglas, Program Linear, NPV, dll.).
Hasilnya, 94,2% UMKM dianalisis BEP, 64,4% menerapkan Program Linear, dan 36,5% melakukan analisis investasi. Temuan utama: 72% UMKM beroperasi di atas BEP, diversifikasi produk meningkatkan laba signifikan, dan 95% proyek investasi layak dengan payback period 2–6 bulan. Respon 79 UMKM menghasilkan rating rata-rata 4,6/5 (Sangat Bermanfaat). Manfaat utama: pemahaman titik impas, kejelasan keuntungan riil, dan keyakinan berinvestasi. Metode PBL terbukti efektif menjembatani teori dan praktik bisnis, memberikan dampak nyata bagi peningkatan kapasitas UMKM di Banten.
Downloads



















